Perdes Penyelamat Lingkungan di Desa Pohijo

Pada hari ini Kamis 15 Pebruari 2018 bertempat di Balai Desa Pohijo Kecamatan Sampung diselenggarakan Sosialisasi Peraturan Desa Nomor 01 Tahun 2018 tentang Penyelamatan lingkungan Hidup di Desa Pohijo, hadir dalam acara sosialisasi tersebut Camat Sampung Drs. H Fadhlal,M.Si beserta staf , hadir pula Babin Kamtibmas dan Babinsa Desa Pohijo serta para undangan lainnya yakni semua perangkat, anggota BPD, Ketua RW dan Ketua RT se Desa Pohijo Kecamatan sampung.
Soehartanto, SE selaku Kepala Desa Pohojo dalam sambutan pengantarnya memberikan penegasan kepada peserta sosialiasi bahwa maksud diterbitkannya Peraturan Desa tentang Penyelamatan lindungkan hidup dimaksudkan bukan untuk membatasi hak warga masyarakat bahkan dengan sengaja membatasi warga untuk mencari mata pencaharian, melainkan justru memberi kesempatan kepada anak dan cucu kita dimasa yang akan datang dapat menikmati hasil dari keputusan masyarakat saat ini perupa penyelamatan lingkungan.
Camat Sampung dalam sambutannya menyampaikan panjang lebar betapa pentingnya bagi kita untuk menyelamatkan lingkungan dari kepunahan, beliau mengajak kepada peserta sosialisasi untuk menengok kejadian – kejadian 10 atau 15 tahun yang lalu di desa pohijo berkaitan dengan masalah lingkungan hidup. Bila kita tidak salah ingat mungkin waktu kita masih kecil dapat menikmati kicauan burung bernyanyi di pepohhonan, dan melihat betapa indahnya panorama alam di seputar desa pohhijo baik di areal persawahan maupun di sekitar rumah kita.
Bila kita berada di sungai, maka terdengar suara gemercik air mengalir dan sesekali ikan bermunculan untuk mendapatkan santapan makanan, namun saat ini itu tidak akan pernah kita jumpai di desa pohijo, diperairan sungai bahkan di dekat midodaren sekalipun. Namun demikian kita belum terlambat untuk menyelamatkannya, belum terlambat untuk menata kembali desa kita agar kedepan desa pohijo menjadi desa yang masyarakatnya menyatu dengan alam, mendapatkan penghiduupan dari alam sekitarnya, mendapatkan penghasilan dari kebun dan ladang kita.
Untuk itu saya selaku Camat Sampung, menyambut gembira dan terima kasih kepada Kepala Desa dan segenap jajaran serta Ketua BPD beserta Anggota yang telah menghasilkan produk hukum desa berupa peraturan desa yang mengatur tentang penyelamatan lingkungan.Tentu maksud baik pemerintah desa dan lembaga BPD tersebut akan sia sia manakala dukungan dari segenap jajaran masyarakat utamanya Kamituwo Ketua Rukun Warga dan Rukun Tetangga, sehubungan hal tersebut saya berharap kepada bapak Ketua RW Ketua RT agar ikut mensosialisasikan peraturan desa tentang penyelamatan lingkungan ini kepada warga yang ada di RW dan RT masing – masing.Camat menambahkan bahwa peraturan desa akan dapat berjalan efektive manakala dibarengi dengan sanksi hukuman bagi yang melanggar atas peraturan tersebut. Dan setelah memperhatikan pasal demi pasal dari aturan tersebut terdapat sanksi bagi yang melanggarnya maka diharapkan ada penegakkan dari seluruh komponen masyarakat.
Adapun sanksi yang diterapkan ternyata juga tidak memberatkan warga, tetapi mengandung konsekuwensi yang tidak ringan, misalkan bagi warga yang ketahuan menembak dan atau sejenisnya untuk mendapatkan burung, mak sanksi hukumannya adalah mengganti 10 kali lipas atas burung yang ditembak. Begitu pula apabila didapati masyarakat melakukan “memutas ikan di Sungai” dan atau nyetrum dan sejenisnya, maka hukumannya adalah harus mengganti benih ikan seribu ekor. SanksiĀ  akan berjalan bila ada penegakkan, untuk itu kepada Kamituwo dan segenap tokoh masyarakat agar dapat menjadi suri tauladan yang baik. Selanjutnya untuk membuktikan bahwa pemerintah desa betul betul peduli terhadap penyelamatan lingkungan, maka penebaran benih ikan dilakukan secara serenta sebanyak 5000 benih ikan lele, nila dan gurameh semoga betul betul memberikan manfaat buat kita bersama (anifa)

2 thoughts on “Perdes Penyelamat Lingkungan di Desa Pohijo

  1. Masyarakatnya juga ramah”, sepanjang jalan mereka saling menegur sapa padahal belum kenal dan mungkin orang yang baru dilihatnya…….. Itulah indahnya berada di lingkungan pedesaan terutama Pohijo, terasa sejuk, damai, aman, dan nyaman sayang jauh dari perkotaan. Sebetulnya kalau jalan tembus dari Kunti itu sudah dibangun dan agak lebar sehingga mobil bisa masuk dengan leluasa insya Allah semakin lancar dan ramai. Semoga segera mendapatkan perhatian dari yang berwenang. Aamiin YRA…..

    1. Terima kasih atas kunjungan anda semoga jalan penghubung antara pagerukir kunthi dan pohijo segera ada tindak lanjut, bahkan seminggu yang lalu kami dari redaksi sempat lewat dari sampuung nglurup jenangan pohijo kunthi Gelangkulon, dan glinggang, tentu yang perlu juga kita pahami bersama bahwa penyelamat lingkungan melalui penerbitan Peraturan Desa memang sangat bagus terlebih bila masing-masing desa yang ada di Kecamatan Sampung secara keseluruhan juga menerbitkan Perdes yang sama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *