Tim Penggerak PKK Kecamatan Sampung dan LPP Mandiri

Pada hari Sabtutanggal 24 Nopember 2018 bertempat di Pendopo Kecamatan Sampung  terselenggara Pembinaan Anak Remaja  (PAR) yang tahun ini difokuskan pada pelatihan pembuatan roti Kering dengan bahan dasar dari Ubi Jalar. Hadir dalam acara tersebut Camat Sampung Drs. H.Fadhlal.M.Si  selaku ketua pembina TP PKK Kecamatan Sampung, Hadir pula Ibu Ketua Tim Penggerak PKK  Kecamatan Sampung serta Ibu Ketua Tim Penggerak PKK desa se Kecamatan Sampung.

Pada acara pembukaan kegiatan pelatihan tersebut  Camat Sampung memberikan arahan kepada para peserta pelatihan sebagai berikut: (1).Kepada Para Peserta Pelatihan perlu disadari bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan awal memberikan bekal ketrampilan kepada para remaja yang nantinya akan menjadi pengusaha mandiri yang mempu menciptakan pekerjaan, untuk itu agar para peserta betul betul memiliki semangat untuk berlatih dan berkenan mengembangkan potensi yang dimiliki   untuk dijadikan pemicu dalam menggapai wirausaha mandiri. (2). Mengingat pelatihan ini baru taraf awal, maka kepada Ibu Umi Hamamah dari LPP Mandiri akan memberikan ilmunya 100 % tetapi daya serap masing masing peserta tentu berbeda. Sehubungan hal tersebut maka kepada peserta setelah selesai pelatihan perlu tetap membangunan komunikasi dengan Ibu Umi Hamamah selaku nara sumber juga membangun komunikasi dengan sesama peserta (3)Buatlah group di sosial media yang inti utamanya adalah membangun kemitraan dan saling tukar informasi untuk peningkatan kemampuan dan ketrampilan anggota para alumni pelatihan.

Bila disimak apa yang disampaikan oleh Bapak Camat, memang ada benarnya, artinya saat ini banyak kesempatan seseorang untuk mengikuti pelatihan, dan pelatihan pelatihan tersebut mendapatkan subsidi dana dari Pemerintah, coba bila pelatihan harus bayar dan mencari lembaga pelatihan sendiri, tentu akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit, namun bila melalui Tim Penggerak PKK selaku fasilitator  Anak Remaja, maka  kesempatan untuk dapat mengikuti pelatihan dengan jenis yang beragam dapat diwujudkan dan para peserta tidak perlu mengeluarkan biaya. namun barangkali ini juga menjadi salah satu titik lemah artinya diera sekarang sesuatu yang didapat dengan gratis kadang kurang mendapat perhatian bahkan katanya cenderung tidak ada tantangan, sehingga para peserta cenderung pasif dan hanya ke pingin hadir duduk  dan pulang.

Mudah-mudahan peserta pelatihan pembuatan kue kering yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Desa se Kecamatan Sampung bekerjasama dengan LPP Mandiri Ponorogo betul – betul membuka pintu hati para peserta untuk tampil sebagai calon wirausaha mandiri dengan mengembangkan optensi lokal yang dimiliki di wilayahnya sehingga kedepan akan mampu meningkatkan pendapatan priba  dan juga masyarakat, sehingga mereka akan menjadi pelaku usaha dan menjadi tuan rumah di desanya masing – masing, banyak berkunjung turis lokal untuk sekedar mendapatkan ilmu dan ditumbuh kembangkan di desa masing masing. semoga (anifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *