Selamat Datang ” Ahlan Wa Syahlan ” MHS PKL Univ Negeri Malang

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah istilah beken dikalangan mahasiswa dan masyarakat sebelum di era reformasi, dan istilah itu sekarang lebih dikenal dengan Korupsi Kolosi dan Nepotesme (KKN) oleh karenanya di era reformasi sekarang yang sudah memasuki tahun ke 20 ini mahasiswa yang melaksanakan pengabdian mayarakat lebih dikenala dengan sebutan KPM Kuliah Pengabdian Mahasiswa. Perbedaan penyebutan itu bukan soal yang terpenting adalah asensi dari PKM itu sendiri,mengingat diera sekarang ini PKM yang dilakukan oleh kampus dengan menerjunkan Mahasiswa berbagai jurusan setidaknya  dapat menjawab persoalan Рpersoalan yang dihadapi oleh masyarakat tempat mereka mengabdi, artinya persoalan yang dihadapi masyarakat sekarang tentu berkaitan dengan  seputas kehidupan yang ada dalam masyarakat setempat.

Memperhatikan kondisi masyarakat desa di era reformasi sekarang ini tentu mereka lebih memahami tentang bagaimana peran pemerintah desa dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang ada di desa tersebut mampu memberikan rasa nyaman aman dan sejahtera dalam tanda kutib, artinya masyarakat kita sudah semakin cerdas dan memahami tentang hak dan kewajiban mereka, namun persoalannya ketika kita dihadapkan kepada keinginan masyarakat yang cenderung menuntut hak tanpa dibarengi dengan pemenuhan kewajiban. Untuk itu peran mahasiswa KPM asalahsatunya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban mereka dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa dalam lingkup pedesaa.

Kehadliran mahasiswa dari Universitas Negeri Malang ( dulu IKIP Malang), di desa Ringin Putih tentu sangat diharapkan, sehingga diantara masyarakat dan mahasiswa saling kerjasama dan saling menguntungkan. Bagi Mahasiswa akan mendapat ilmu baru dan sebagai pembanding atas apa yang mereka secara teori mendapatkan materi di kampus dipadu dengan kondisi riil dilapangan maka akan ada perbedaan yang perlu untuk dicarikan jalan keluar. Untuk itu selamat datang kepada para mahasiswa selamat mengabdi dan ingat kalian hadir juga dari Ponorogo, putra putri terbaik Ponorogo. Jika kalian kepingin jadi pioner, maka ketika selesai kuliah kalian kembali ke Ponorogo untuk bersama -sama membangun ponorogo yang lebih maju dan relegius (anifa)