Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kec. Sampung Adakan Reformasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sampung adalah organisasi sosial kemasyarakatan berbasis Agama Islam, akakehadliran MUI diharapkan mampu menjadi perekat Umat Islam, perekat bangsa Indonesia, dan dengan MUI diharapkan persoalan – persoalan sosial yang dihadapi oleh umat islam Indonesia dapat terselesaikan dengan aman dan damai dalam bingkai syari’at Islam, bahkan di tingkat Pusat MUI telah mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kenyaman Umat Muslim setelah  membangun kemintraan dengan Badan Pengawasan Obat dan   Makanan    ( BPOM ), dan persoalan persolan umat dapat pula telah dijawab oleh Majelis Ulama Indonesia melaui Fatwa.

Majelis Umala Indonesia memiliki kepengurusan mulai dari tingkat Pusat yang berkedudukan di Ibu Kota Negara sampai di tingkat ibukota Kecamatan. Lahirnya MUI di sebuah negara yang penduduknya terdapat beberapa agama yang tumbuh dan berkembang  adalah sesuatu yang harus kita syukuri, karena seiring dengan dinamika masyarakat maka persoalan persoalan bangsa yang harus dijawab oleh umat Islam melalui Majelis Ulama tentu akan mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa dan mampu menyatukan umat muslim Indonesia yang senyata terdapat beberapa aliran yang terkadang terkadang terjadi gesekan atas suatu persoalan yang sebenarnya tidak perlu untuk diperdebatkan.

Pada tanggal 21 Maret 2018 mulai pukul 09.00 sd. selesai, diselenggarakan musyawarah Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Sampung yang dihadiri oleh Faorum Pimpinan Kecamatan, Seluruh Pengurus MUI Kecamatan Sampung periode sebelumnya. Kegiatan tersebut memang dilaksanakan sangat sederhana namun tetap khitmat dan tidak mengurangi makna dari Musyawarah itu sendiri. Drs.Fadhalal. M.Si selaku Camat Sampung memberikan sambutan antara lain:

  1. Mengucapkan terima kasih kepada Ketua Majelis Ulama Kecamatan Sampung periode sebelumnya, yang telah banyak berbuat serta ngemong warga masyarakat Sampung yang ternyata juga merupakan suatu wilayah yang dihuni oleh penduduk yang  beragam agama dan kepercayaannya, karena di Kecamatan Sampung juga ada Vihara, ada Gereja ada Masjid namun masyarakatnya sampai dengan saat ini tidak terjadi gesekan yang berbau sara, ini tentu juga peran dari Bapak Kyai yang tergabung di MUI yang selalu membangun  komunikasi dengan Forum Komunikasi Umat Beragama ( FKUB ) Kecamatan Sampung;
  2. MUI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang berbasis agama Islam, sampai saat ini utamanya di Kecamatan Sampung dan umumnya di Kabupaten Ponorogo, belum mendapatkan dukungan dana dari APBD, padahal MUI sangat besar perannya dalam ikut menjaga ketentraman warga masyarakat.Untuk itu kepada Pengurus MUI Kecamatan Sampung yang akan disusun oleh peserta musyawarah, agar nantinya secara resmi meminta kepada MUI Kabupaten Ponorogo, agar ada dukungan dana operasional kegiatan.
  3. Kepada Calon Ketua dan segenap calon Pengurus, diharapkan pada masa-masa yang akan datang tetap semangat melaksanakan amanat organisasi dan buatlah perencanaan program kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat

Semoga dengan  terselenggaranya musyawarah Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Sampung dapat melahirkan kepengurusan yang memang ada kepedulian untuk mewujudkan ketentraman dan kedamaian dimasyarakat kecamatan sampung, semoga dalam waktu dekat akan segera di lantik oleh MUI Kabupaten Ponorogo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *